Bencana Tanah Longsor Di Kab Pacitan 17/09/2016

 whatsapp-image-2016-09-18-at-09-34-25-1Telah terjadi bencana tanah longsor (17/9/2016) di 11 desa di Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan, tak pelak membawa kesedihan bagi masyarakat setempat, salah satunya adalah 18 warga di Desa Sidomulyo, yang mengalami dampak cukup parah akibat hujan deras yang mengguyur di sejumlah wilayah Di Kabupaten Pacitan, berdampak pada tanah longsor yang terjadi pada Sabtu (17/9/2016) . Berdasarkan hasil penelusuran dari tim BPBD Kabupaten Pacitan, Menurut keterangan kepala desa setempat, ke 18 korban yang terbagi di delapan dusun, masing-masing Dusun Gayam, Ngricik, Ngandong, Besar, Klepu, Caruban, Jambu dan Wawaran tersebut memerlukan sejumlah bantuan, diantaranya bahan makanan pokok, tenaga kerja bakti membersihkan tanah dan batu serta relokasi rumah yang mengalami kerusakan total. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan Pujono mengatakan, rumah warga yang terkena bencana longsor terparah adalah keluarga Katemi Dusun Ngricik Sidomulyo, dan Kaderin warga di RT 004/RW 009 Dusun Klepu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung merasakan kesedihan akibat rumahnya yang rata dengan tanah akibat diterjang material longsor.

whatsapp-image-2016-09-18-at-09-34-25 Pujono, menyebut bahwa Kaderin beserta keluarganya saat ini sudah mengungsi ke tetangga karena rumahnya tidak bisa dihuni lagi. “Satu rumah roboh akibat diterjang longsoran tanah. Rumah milik Kaderin, sudah tidak bisa dihuni lagi, karena rusak parah,” kata Pujono. Sementara terkait besaran kerugian akibat bencana tanah longsor tersebut, Pujono menuturkan, pihaknya baru bisa mengestimasi yang ada di rumah Kaderin. Tercatat kerugian yang ditanggung oleh korban mencapai sekitar Rp 50 juta. Sedangkan, empat rumah warga lainnya di Dusun Krajan, Desa Gawang masih dalam proses inventarisir.