BPBD Pacitan memperingati HKBN 2018

BPBD Pacitan – Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) yang ditetapkan 26 April setiap tahunnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan mengadakan Simulasi Evakuasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami. Sesuai dengan tema tahun ini “siaga bencana dimulai dari diri kita, keluarga dan komunitas“.

BNPB menjadikan 26 April sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana bertujuan untuk membudayakan latihan secara terpadu, terencana dan berkesinambungan guna meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menuju Indonesia Tangguh Bencana. Sebanyak 25.000.000 orang dari seluruh Indonesia direncanakan akan ikut ambil bagian pada Kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana tahun 2018. Melihat kondisi geografis Indonesia dengan ribuan pulau dan berada dijalur cicin api sehingga menjadi salah satu negara yang memiliki risiko tinggi terhadap ancaman bencana. Maka Hari Kesiapsiagaan Bencana tersebut menjadi begitu penting untuk menumbuhkan gerakan kesiapsiagaan dan meningkatkan kapasitas pemerintah, organisasi, masyarakat, komunitas dan individu agar mampu menanggapi suatu situasi bencana secara cepat dan tepat melalui latihan evakuasi mandiri bencana secara serentak.

SDN Kembang dan MIN 3 Sidoharjo ikut ambil bagian pada acara ini dengan melakukan simulasi/latihan kebencanaan. Dalam simulasi tersebut, terjadi gempa dengan skala 7,5 pada skala Richter di pesisir selatan Pulau Jawa dengan kekuatan getaran 8 MMI pada pukul 08.00 WIB. SDN Kembang dan MIN 3 Sidoharjo yang masuk dalam zona merah bencana tsunami ikut terdampak. Gempa mengakibatkan kerusakan bangunan hingga berpotensi terjadi tsunami. Dalam skenario simulasi, pada saat gempa terjadi para siswa berlindung dibawah meja setelah gempa berhenti seluruh siswa dan guru berkumpul di halaman sekolah sebagai tempat evakuasi sementara (TES) selanjutnya seluruh warga sekolah berlari menuju titik kumpul evakuasi atau tempat evakuasi akhir (TEA).

Tujuan dari simulasi/latihan kebencanaan adalah sebagai latihan kesiapsiagaan dengan melaksanakan evakuasi mandiri, uji sirene peringatan dini, uji shelter dan meningkatkan kesadaran juga kewaspadaan kita semua tentang resiko bencana. Harapan dari latihan ini untuk memberikan pengetahuan kepada kita mengenai dimana posisi kita, serta risiko apa yang ada disekitar kita, lalu apa solusinya dalam merespon risiko bencana tersebut.

BPBD Pacitan mengajak masyarakat untuk bersiap sejak dini akan pentingnya kesiapsiagaan akan bencana yang bisa datang kapan dan dimana saja. Ini semua adalah tanggung jawab kita bersama. Sesuai dengan Undang – Undang No. 24 tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana.(dafid)

#SiapUntukSelamat #BudayaSadarBencana