Jumpa Darat Bersama Pemain “Asmara Di Tengah Bencana” Episode 2

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali merilis sandiwara radio “Asmara Di tengah Bencana” (ADB) episode 2 yang telah disiarkan melalui siaran radio 104,6 MHZ Grindulu Fm Pacitan. BNPB memanfaatkan sandiwara radio untuk mengkampanyekan budaya sadar bencana secara luas kepada masyarakat.

Sehubungan dengan adanya sandiwara radio “Asmara Di tengah Bencana” (ADB) episode 2 yang telah diputar, BNPB mengadakan kegiatan jumpa darat penggemar Sandiwara Radio “Asmara Ditengah Bencana” (ADB) episode 2 pada Rabu, 27 September 2017. Acara yang bertempat di halaman studio Grindulu FM ini, menghadirkan para pemain “Asmara Ditengah Bencana” (ADB) episode 2. Para pemain tersebut antara lain Ferry Fadly sebagai Jatmiko, Ajeng sebagai Setyaningsih, Edi Dhosa sebagai Blendung, Harry Laksono sebagai Tumenggung Jayenglogo, Haryoko sebagai Sutradara & Puspoyudho.

Asmara di Tengah Bencana adalah sebuah drama radio yang mengkisahkan sepasang kisah anak manusia yang berbeda latar belakang status sosial. Asmara di tengah Bencana, sebuah drama radio dengan latar belakang pemerintahan Sultan Agung Hanyokro Kusumo pada saat terjadinya bencana letusan Gunung Merapi. Kisah yang diramu dengan persoalan dendam, kesetiaan dan kejujuran, tak ada manusia yang sempurna dan cinta tak pernah berdusta mewarnai drama radio yang mengangkat tema besar bencana. Kegiatan ini dihadiri dari perwakilan BPBD Pacitan selaku Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Diannitta Agustinawati serta dari kalangan masyarakat, mahasiswa maupun siswa antara lain siswa SMA Negeri 1 Pacitan, siswa SMA Negeri 2 Pacitan dan MAN. Acara lebih meriah lagi dengan adanya beberapa perwakilan peserta yang hadir untuk menirukan dialog dalam sandiwara radio.

“Untuk itu kami selaku lembaga yang bertugas sebagai badan koordinasi khususnya dalam bidang bencana, menghimbau kepada masyarakat yang ada diseluruh Kab. Pacitan untuk mengetahui sejak dini ciri-ciri/karakteristik ancaman bencana yang ada di lingkungan sekitar, karena kesadaran bencana sejak dini dapat mengurangi resiko bencana yang terjadi baik materil maupun non materiil,” kata Diannitta menutup sambutan dalam acara jumpa darat penggemar Sandiwara Radio “Asmara Ditengah Bencana” (ADB) episode 2.