Meningkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Tsunami, BPBD Pacitan memperingati HKBN di MIN Sidoharjo, Pacitan

PACITAN –  Dalam rangka memperingati 10 tahun ditetapkannya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, maka mulai tahun 2017 ini setiap tanggal 26 April akan diperingati sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana. Sehubungan dengan hal tersebut, BPBD Pacitan memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional atau HKBN dengan menyelenggarakan kegiatan Simulasi kebencanaan/evakuasi mandiri dan uji kesiapan tempat evakuasi akhir (TEA).

Penyelenggaraan HKBN atau Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional dengan Tema “ Membangun Kesadaran, Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana “ ini dilaksanakan di lingkungan MIN Sidoharjo pada Rabu, 26 April 2017 pukul 10.00 WIB. Min Sidoharjo dipilih sebagai tempat pelaksanaan karena letak sekolah ini masuk dalam zona merah rawan tsunami yaitu kurang dari 500 meter dari bibir pantai.

Kegiatan Simulasi Kebencanaan/Evakuasi Mandiri dan uji kesiapan tempat evakuasi akhir (TEA) diawali dengan Aktivasi Sirine atau tanda peringatan dini. Pengaktivasian sirine atau tanda peringatan dini ini dilaksanakan di Kantor BPBD Pacitan. Aktivasi Sirine dan tanda peringatan dini digelar secara rutin setiap tanggal 26 per bulannya di Kabupaten Pacitan.

Dengan tagline “ Siap, Untuk Selamat “ dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional di MIN Sidoharjo Pacitan diikuti sebanyak 350 peserta. Salah satu tujuan dari HKBN ini adalah meningkatkan kesadaran dan kewaspadaaan masyarakat serta kesiapsiagaan pemangku kepentingan dalam menghadapi risiko bencana. Selain itu, untuk mempromosikan kegiatan latihan kesiapsiagaan bencana pada tanggal 26 April untuk dijadikan sebagai titik tolak pencanangan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional.