PEMBENTUKAN RELAWAN PENANGGULANGAN BENCANA

PACITAN – Kabupaten Pacitan merupakan salah satu daerah di wilayah Provinsi Jawa Timur yang masuk dalam kategori tingkat kerawanan bencana tinggi tetapi disamping itu pada saat yang sama memiliki potensi sumber daya manusia yang besar. Sebagai daerah yang rawan bencana dengan potensi sumber daya manusia yang besar, hal tersebut dapat diberdayakan dalam menghadapi kedaruratan dan dalam upaya pengurangan risiko bencana seperti tercantum dalam Undang-undang nomor 24 tahun 2007 dan Pasal 27 UU tersebut yang mengatur tentang Penanggulangan Bencana.

Berdasarkan hal tersebut, BPBD Pacitan pada Rabu, 26 April 2017 menyelenggarakan kegiatan Pembentukan Relawan Penanggulangan Bencana di ruang pertemuan Hotel Srikandi. Kegiatan yang berbarengan dengan Hari Kesiapsiagaan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Tri Mudjiharto, S.Sos, MM. Kegiatan dihadiri oleh 120 Peserta dari berbagai instansi pemerintah, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, sektor swasta dan berbagai komunitas di Kabupaten Pacitan.

Peserta yang hadir diantaranya adalah Instansi pemerintah di 12 Kecamatan se-Kabupaten Pacitan, Tim Siaga Tanggap Bencana di 12 Kecamatan se-Kabupaten Pacitan, Forum PRB di Desa Gemaharjo, Desa Kembang, Desa Sirnoboyo, Desa Watukarung, Forum PRB Seruling Samudra, Forum PRB Karang Taruna Banyu Tibo Desa Widoro Kec. Donorojo, 5 Perguruan Tinggi, dan 3 Lembaga Usaha serta berbagai komunitas lainnya ini menghadirkan beberapa narasumber yaitu Tri Mudjiharto, S.Sos, MM (Kepala Pelaksana BPBD Pacitan); Ratna Budiono Amd ( Sekretariat BPBD Pacitan ); Diana Rendrarini, SE., ST ., MT (Akademisi), Dr. Netty Nurmaningtyas, Sp.E (Dokter Emergency) dan Kristanto Waluyo (RAPI).

Dengan adanya Pembentukan Relawan Penanggulangan Bencana  diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan dan peran serta relawan dalam kegiatan penanggulangan bencana serta meningkatkan kapasitas relawan agar dapat bekerja dengan terkoordinasi, efektif dan efisien.(mrp)