Distribusi Air Bersih Ke-2 oleh BPBD Kab. Pacitan

PACITAN – Distribusi bantuan air bersih dalam upaya penanganan darurat bencana kekeringan sudah berjalan untuk yang kedua kalinya. Pada Kamis, 31 Agustus 2017 merupakan hari kedua pendistribusian bantuan air bersih ke daerah yang mengalami kekeringan dengan kategori III. Daerah yang mendapatkan pendistribusian bantuan air bersih pada hari kedua adalah masyarakat di 4 desa dari 3 kecamatan di Kabupaten Pacitan, diantaranya :

No. Kecamatan Desa Dusun
1. Pacitan Tambakrejo Weru
2. Bandar Petung Sinarang Pager Gunung
3. Ngadirojo Cokrokembang Tileng
4. Ngadirojo Bodag Kepuh

Bantuan air bersih yang didistribusikan sejumlah ± 6000 ℓ tiap tangki. Bantuan air bersih sangat diperlukan bagi daerah terdampak bencana kekeringan, mengingat air bersih digunakan untuk kebutuhan sehari-hari bagi warga terutama untuk minum dan memasak.

Pemberian bantuan air bersih disambut baik oleh warga daerah terdampak karena kebutuhan air bersih mereka dapat tercukupi. Selain itu warga tidak perlu bersusah payah berjalan jauh untuk mengantri demi mendapatkan sumber mata air guna mencukupi kebutuhan mereka. Turut serta dalam pemberian bantuan air bersih berasal dari unsur TNI, baik Danramil maupun Babinsa sesuai wilayah rayon mereka. Keikutsertaan ini merupakan perintah langsung dari Pangkodam untuk meningkatkan peran serta TNI dalam sinergitasnya dengan BPBD untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

Musim kemarau atau disebut juga musim kering adalah musim di daerah tropis yang dipengaruhi oleh sistem muson. Untuk dapat disebut musim kemarau, curah hujan per bulan harus di bawah 60 mm per bulan (atau 20 mm per dasarian) selama tiga dasarian berturut-turut. Menurut BMKG, Musim kemarau pada tahun 2017 ini tidak sekering tahun 2015 dan tidak sebasah tahun 2016. Berdasarkan hal tersebut, Kabupaten Pacitan sebagai daerah yang mempunyai kerawanan terhadap bencana kekeringan mulai melakukan pendistribusian air bersih ke daerah potensi kekeringan terutama untuk daerah dengan kategori III (Kering kritis). Diharapkan dengan adanya pendistrubusian air bersih ini dapat membantu masyarakat terdampak bencana kekeringan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih sehari-hari.