7 Hari Hilang, Operasi Pencarian Korban Tenggelam Pantai Ngiroboyo Ditutup

Tim SAR Gabungan akhirnya memutuskan untuk menghentikan proses pencarian korban tenggelam di Pantai Ngirboyo. Hari Sabtu (9/10/2021) sore kemarin, operasi pencarian resmi dihentikan mengingat sudah 7 hari upaya mereka belum membuahkan hasil.

Hari Sabtu kemarin adalah hari ketujuh pencarian Muhammad Dwi Pahlepi (40),yang tenggelam bersama rekannya saat wisata di Pantai Ngiroboyo. Tim SAR bersama tim gabungan juga relawan telah berusaha melakukan operasi penyisiran pencarian wisatawan yang hilang di Pantai Ngiroboyo pada Minggu (3/10/2021).

Peristiwa tersebut bermula saat, Sabtu (2/10/21) sejumlah 25 orang berangkat dari solo sehabis magrib, menaiki kendaraan roda 4 dua unit, lainnya naik sepeda motor. Tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB, kemudian istirahat. Minggu pagi (3/10/21) sekitar pukul 05.00 pagi mereka, bermain di tepi pantai, olah raga, lari lari, dll. Sekitar jam 5.30 dua orang terseret arus atas nama Bahtiar dan Muhammad Dwi Palepi, satu orang selamat atas Bahtiar sedangkan korban terseret arus atas nama Muhammad Dwi Pahlepi. Kemudian mereka lapor kepada warga sekitar.

Opsar di bagi menjadi 2 tim, SRU Laut dan Pemantauan Darat. SRU Laut melaksanakan sisir dari pelabuhan Tamperan menuju seputaran Pantai Ngiroboyo. SRU darat melakukan pencarian laka laut di seputaran Pantai Ngiroboyo dan Klayar. Personil terlibat dalam opsar gabungan yaitu Basarnas, TRC BPBD Pacitan, Polairud, Tagana Dinsos Pacitan dan nelayan setempat.