ISU GEMPA DAN TSUNAMI 20 METER MENGGEGERKAN MASYARAKAT DI SEKITAR TELUK PACITAN

Dengan adanya beberapa pemberitaan terkait tentang hasil riset terjadinya gempa dengan kekuatan 9 magnitudo dan berpotensi tsunami setinggi 20 meter, membuat kekwatiran dan kepanikan beberapa masyarakat , khususnya masyarakat yang tinggal di sepanjang pesisir pantai selatan jawa.

Memang tidak dipungkiri bahwasanya kita tinggal di antara pertemuan dua lempeng yaitu lempeng Eurasia dan Indo-Australia yang memiliki dampak positif maupun negatif yang diantaranya menyebabkan adanya beberapa potensi bencana alam,salah satunya yaitu gempa bumi dan tsunami. Selain itu juga adanya catatan sejarah yang menginformasikan tentang pernah terjadinya tsunami atau yang dulu di sebut gelombang besar di kawasan nusantara, salah satunya yaitu di Kabupaten Pacitan sekitar 500 tahun yang lalu.

Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan memang harus di terapkan namun jangan sampai menimpulkan kepanikan. Maka dari itu kami BPBD Kabupaten Pacitan tidak ada hentinya dalam mensosialisasikan tentang mitigasi bencana melalui beberapa kegiatan seperti Sosialisasi kebencanaan, pembentukan Destana/Keltana, FPRB, SMAB, lomba mewarnai dengan tema kebencanaan untuk anak TK/SD, sosialisasi peta evakuasi tsunami, pemasangan rambu serta dengan mengkampanyekan jargon 20 20 20. Yaitu, apabila terjadi gempa yang kuat dengan durasi lebih dari 20 detik, maka kita mempunyai waktu emas 20 menit untuk melakukan evakuasi ke tempat dengan ketinggian lebih 20 meter.

Dengan adanya pemberitakan ini beberapa instansi pemerintahan, media dan masyarakat turut mengundang BPBD Kabupaten Pacitan untuk memberikan edukasi dan mitigasi terkait isu yang tengah beredar. Seperti Pengadilan Agama, Pacitan vision, JTV Pacitan, Desa Hadiwarno, Mekar Jaya Seafood,  dan masyarakat Lingkungan Ngampel, Ploso , Pacitan.

Pesan untuk masyarakat Kabupaten Pacitan mari kita bijak dalam memilah dan menyaring berita yang tengah beredar serta elalu waspada , jangan panik dan berdoa.

#salamtangguh💪
#kenalibahayanyakurangiresikonya
#siapuntukselamat💪