Linmas Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Dalam Tanggap Darurat Penanganan Bencana

Peran Satlinmas pada saat terjadi bencana menjadi unsur penting dalam proses evakuasi dan penanganan bencana / pengungsi sampai adanya tindakan atau bantuan dari pihak terkait, namun demikian dalam rangka mengembangkan kemampuan dan meningkatkan keterampilan anggota Satlinmas dan masyarakat agar terwujud penanganan bencana yang cepat, tanggap dan efektif.

Menyadari pentingnya kesiapsiagaan yang solid bilamana sewaktu-waktu terjadi bencana di daerah potensi, diadakan Simulasi Kesiapsiagaan Satlinmas dalam Tanggap Darurat Penanganan Bencana di Jawa Timur pada tanggal 15 Oktober 2021 bertempat di Desa Gembong Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan agar Satlinmas memiliki bekal baik pengetahuan, keterampilan, kemampuan, penyiapan sarana prasarana serta daya tanggap terhadap penanganan bencana.

Kedepan Linmas diharapkan mampu memulihkan diri dengan segera dari dampak-dampak bencana yang ada di wilayahnya dan mampu mengorganisasikan sumber daya masyarakatnya untuk mengurangi kerentanan sekaligus meningkatkan kapasitas dan mengurangi risiko bencana.

Dalam giat tersebut hadir juga Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana atau Mosipena. Mosipena sendiri adalah unit kendaraan untuk melakukan edukasi kebencanaan kepada masyarakat yang bisa diopersionalkan keliling. Di dalamnya terdapat berbagai alat canggih dan lengkap. Di antaranya videotron, komputer, mobile sound sytem, buku buku, banner, dan kelengkapan unit lainnya.