Pandemi Covid Belum Usai, Pacitan di Landa Kekeringan

Kemarau panjang mulai menyebabkan kekeringan di sejumlah wilayah di Kabupaten Pacitan. Hingga kini, sedikitnya sudah ada lima desa di wilayah Donorojo yang mengalami kekurangan air bersih. Kelima desa tersebut adalah Desa Kalak, Klepu, Sawahan, Gedompol dan Belah. Sumur dan mata air mengering akibat kemarau kurang lebih sejak dua bulan terakhir, sehingga warga mengalami krisis air bersih. Upaya penanggulangan kekeringan salah satunya dilakukan melalui distribusi ke lokasi terdampak kekeringan. Sedikitnya 4 tangki dengan kapasitas 4000 liter, 5000 liter dan 6000liter melakukan dropping air bersih secara bergiliran ke beberapa desa yang mengalami krisis air bersih. Kendati, untuk menuju lokasi itu tak jarang armada itu mengalami kesulitan. Sebab, akses jalannya sempit dan berliku. Begitu armada berisi air bersih itu datang, warga yang sudah lama menunggu langsung mengantri. Warga langsung beramai-ramai membawa ember, drum air dan jerigen untuk menampung air bersih. Meski harus antri, warga tetap mematuhi protokol kesehatan selalu memakai masker, mengingat hingga kini jumlah orang terpapar COVID-19 di Kabupaten Pacitan mengalami tren kenaikan. Air bersih tersebut mereka gunakan untuk memasak, mencuci dan minum. Warga harus berhemat air, agar cukup untuk kebutuhan sembari menunggu bantuan air bersih BPBD Lumajang. Di harapkan penyaluran air bersih yang dilakukan bisa meringankan beban kebutuhan dasar warga dan agar kepala desa segera melapor jika mengalami krisis air bersih. Sehingga bisa segera menindaklanjuti dengan memberikan bantuan air bersih.