Pedagang dan Pengunjung Shelter Kuliner Pasar Minulyo di Edukasi Pentingnya mitigasi Diri Saat Terjadi Bencana

Upaya penanganan bencana pada saat ini, mengalami perubahan paradigma maupun tindakan, yaitu dengan menitik beratkan pada partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana. Jadi masyarakat bukan hanya sekedar menjadi korban/objek dari bencana namun juga sebagai pelaku dari penanggulangan bencana. Metode yang tepat dalam penanganan bencana sekarang ini adalah Kesiapsiagaan Bencana berbasis masyarakat, program berbasis masyarakat yang mendorong pemberdayaan kapasitas masyarakat untuk menyiagakan diri dalam mencegah serta mengurangi dampak dan resiko bencana yang terjadi lingkungannya. Sosialisasi dan Edukasi kepada masyarakat yang rentan dan rawan bencana terus dilakukan oleh BPBD Pacitan salah satunya kepada pedagang dan pengunjung Shelter Kuliner Pasar Minulyo yang dilakukan pada hari Senin (13/10). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam merespon bencana, menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam dan memitigasi dampak atau risiko bencana serta meningkatnya taraf kehidupan dan ekonomi masyarakat. Dengan konsep, bahwa risiko bencana selalu ada dan tinggi dengan adanya bahaya dan kerentanan di masyarakat, maka risiko dapat dikurangi dengan peningkatan kapasitas yang ada di masyarakat pula. Kemudian sosialisasi ini diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang bencana dan ikut ambil peran untuk menjaga lingkungan hidup dan alam serta masyarakat bisa mengantisipasi terjadinya bencana. Maka upaya pengurangan risiko bencana adalah dengan peningkatan kapasitas masyarakat dan mengurangi kerentanan yang ada di masyarakat. (psdtn)