SEMARAKAN WORLD CLEAN DAY 2020

Tanggal 19 September 2019 diperingati sebagai hari bersih-bersih sedunia, yang dikenal dengan sebutan World Cleanup Day (WCD). World Clean Day adalah aksi bersih-bersih yang dilaksanakan dalam satu hari secara serentak di seluruh dunia dengan tujuan menyatukan umat manusia dari berbagai budaya, agama, suku, dan ras untuk membersihkan dunia dari permasalahan sampah dan meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan sampah, serta memupuk nilai cinta kasih terhadap masa depan bumi. Sampah di Indonesia merupakan masalah yang sangat serius dan juga menjadi masalah sosial, ekonomi dan budaya. Pengolahan sampah yang salah dan juga kurangnya kesadaran masyarakat kita yang sering membuang sampah sembarangan baik di selokan,sungai, pantai dan laut dapat menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan. Seperti halnya sampah-sampah plastik yang dapat kita temui disekitaran pantai, hal ini dapat mengganggu kebersihan dan juga ekosistem laut, contohnya ikan , penyu dan terumbu karang. Sering kita mendengar berita mengenai paus yang terdampar dimana di dalam perut paus tersebut terdapat berjuta sampah plastik. Dan masih banyak lagi kasus-kasus lain tentang pencemaran sampah. Hal ini menjadi motivasi bagi Tim World Cleanup Day regional pacitan yang melibatkan berbagai unsur,seperti BPBD Kab.Pacitan, Dinas Lingkungan Hidup, Forum Srono Jolo, pelajar, dan relawan untuk ikut serta dalam aksi cleanup dan pilah sampah yang diakhiri dengan pelepasan puluhan tukik dalam rangka World Cleanup Day 2020 di Pantai Pancerdoor, Kabupaten Pacitan .World Cleanup Day menjadi momentum sinergi komunitas dengan instansi Pemerintah Daerah terkait, pemangku kebijakan, komunitas peduli lingkungan dan lapisan masyarakat. Seluruh pihak menjadi satu kesatuan untuk meningkatkan kesadaran dalam mengelola sampah dengan lebih bijaksana. Untuk kejar mimpi planet bumi bersih dan sehat tentunya membutuhkan bantuan seluruh pihak. (psdtn)